sepertinya,..

hupf,…

beberapa waktu belakangan ini aku merasa sangat bingung,.. bingung dan aneh…

bingung padamu, bingung padaku terlebih bingung tentang KITA!!!

kenapa rasanya KITA selalu berputar-putar pada suatu masalah yang sama,.. berputar-putar pada ketakutan yang sama. masalah yang itu-itu lagi,.. ketakutan yang itu-itu lagi!!!

makin sering bersitegang denganmu untuk masalah yang sama,perlahan akhirnya aku sadar. kau,kita,aku terjebak pada suatu masalah yang sama. yaitu keRAGUan, keTIDAK PERCAYAan & keTAKUTan yang sama. hupf,..

dulu, aku ingat, bagaimana kau selalu menekankan padaku tentang ketidak percayaanmu atas apa yang aku ucapkan. dan susah payah rasanya aku buat kau mempercayai diriku. tanpa pernah sedikitpun aku meragukan kepercayaanku atasmu. namun belakangan ini, aku justru sering mendengar kata maaf darimu. maaf atas semua bohongmu dulu. padahal dulu,aku tak pernah memikirkan kau tengah berbohong. karena aku mempercayaimu sangat.

kini,kau kembali mempertanyakan tentang ‘rasa’ku. seolah kau mengenalku sangat, seolah kau tahu perlahan seiring berjalannya waktu, seiring intensnya smsan dan tlp2an, aku bisa dapat dengan mudah berpaling darimu. apa kau sudah benar-benar tidak percaya?? bahkan tidak percaya bahwa semua orang itu bisa berubah!! bahwa aku masih dan terus berusaha menjadi wanitamu seutuhnya!! meski kutahu kau tak pernah percaya untuk itu.

2 hari belakangan ini,aku lebih banyak mendengarkanmu saja,.. aku malas berdebat denganmu. karena toh apapun yang aku bilang kau tak akan percaya. bahkan mungkin ketika aku bilang aku mencintaimupun kau tak akan percaya. dan itu sdh trbukti kau tidak percaya. aku rasa sudah tidak ada gunanya lagi memaksamu mempercayaiku toh itu hanya akan jadi hal yang sia-sia. yang kutahu saat ini seharusnya aku lakukan adalah terus berusaha menjadi wanitamu seutuhnya. meski kau tak perlu tahu untuk itu.

kau tahu,aku benci sekali rasanya kalau harus mendengar kau meminta maaf,.. tahu kenapa?? (aku sndiri tidak yakin alasan yang kutuliskan ini adalah alasan sebenarnya,mungkin saja ini alasan yang kupikirkan saat ini tapi kurasa inilah yang paling dominan)

kau ingat dulu,saat kau sering bilang aku itu kuat?? kau tahu pula bukan kenapa aku tidak suka kau bilangi kuat?? kalau kau lupa aku ingatkan, aku tidak suka kau bilangi kuat, karena aku tidak mau suatu saat kau pergi&berpikir aku akan baik-baik saja&aku akan kuat meski tanpamu!!!

sama halnya ketika belakangan ini kau sering minta maaf,aku jadi sering berpikir kau minta maaf kalau2 suatu saat nanti saat kau akhirnya sudah mulai terbiasa tanpa aku,kau akhirnya akan pergi. dan percayalah meski susah untuk kau percaya, aku tak akan pernah bisa bertahan jika sampai saat itu terjadi.

atau yg terburuk&berusaha tidak kupikirkan!! saat kau meminta maaf adalah,.. saat ini kau tengah bersama orang lain namun BELUM mampu melepasku. karena itu meminta maaaf karena memanfaatkanku sampai kau bisa melupakanku!! maaf,… maaf,…

sungguh,aku benar2 tidak rela ketika nanti akhirnya kau terbiasa tanpaku… aku sering dan kadang meragu dengan semua kata yang belakangan ini kau ucapkan padaku. sungguh,bukan ketegasan seperti ini yang aku inginkan. saat aku bilang padamu,mungkin saja kau belum terbiasa tanpaku. sungguh sebenarnya aku tak ingin itu terjadi!!!

mungkin kau tak percaya,tapi sungguh… mimpiku masih dan selalu bersamamu!!! aku masih&selalu punya mimpi denganmu. meski kadang khilafku mengantarkanku hinga membuatmu cemburu,ragu&tidak percaya padaku. tapi percayalah aku berusaha untuk menjadi wanitamu seutuhnya…

aku juga ingin menjadi wanita biasa. percayalah!! [meski mungkin tak lagi berguna walaupun aku bermohon padamu]

160909 09.20

011508. aKU&Dia. Tinggalkan komentar.